Rencana PSIS Semarang Disambut Positif Warga Banyumanik

Rencana PSIS Semarang untuk menggunakan Lapangan Mardi Soenarto, disambut dengan positif oleh warga di Banyumanik, tepatnya di lingkungan rukun warga (RW) I, Kelurahan Srondol Wetan.

PSIS Semarang merenovasi Lapangan Mardi Soenarto, dari yang tidak terawat dan banyak rumput mati hingga menjadi lapangan layak pakai untuk berlatih bagi Akademi PSIS Semarang. Usaha

Usaha tersebut diapresiasi oleh Ketua RW I, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Darmono. Ia mengaku senang dengan adanya pilihan PSIS Semarang menggunakan Lapangan Mardi Soenarto.

“Lapangan sepak bola di Semarang sangat terbatas. Karena ini, adanya Lapangan Mardi Soenarto ini penting untuk pembinaan pemain muda. Kami sangat senang lapangan ini bisa digunakan warga dan PSIS,” kata Darmono, Rabu (27/3/2019).

Lapangan tersebut sebelumnya dikenal dengan Lapangan Telo. Kini, nama lapangan tersebut berubah menjadi Lapangan Mardi Soenarto.

Perubahan nama lapangan tak lain ditujukan untuk menghormati jasa dari penyedia tanah lapang, yakni Mardi Soenarto yang pada tahun 1990 menjabat sebagai lurah. Berkat kepedulian Mardi Sunarto pada sepak bola, dibangunlah lapangann tersebut.

“Pak Lurah sangat peduli pada sepak bola, makanya beliau memelopori penggunaan tanah ini untuk lapangan sepak bola. Untuk menghormati Pak Lurah, lapangan ini diberi nama Mardi Soenarto,” terang Darmono.

Share Now

Related Post

Leave us a reply