Intensitas Latihan Naik, PSIS Lakukan Recovery Ice Bath

Sepulang dari Bandungan, Sabtu (30/3/2019) PSIS Semarang sempat diliburkan satu hari pada Minggu (31/3/2019). Beristirahat selama sehari, skuat Laskar Mahesa Jenar kembali berlatih pada Senin (31/3/2019).

Pada Senin (1/4/2019), program PSIS Semarang hanya ada di pagi hari. Berbeda dengan Selasa (2/4/2019).

Ada dua program yang harus dijalani oleh para pemain, yakni latihan di pagi hari dan recovery di sore hari.

Diungkapkan oleh pelatih fisik PSIS, Budi Kurnia, program yang disusun tersebut didasari dengan kenaikan intensitas pada latihan para pemain.

“Ini merupakan program yang kita susun karena tadi intensitasnya naik. Tadi sore kita ada unloading, penurunan intensitas dengan pemulihan otot-otot melalui metode ice bath,” ucap Budi Kurnia, Selasa (2/4/2019).

Budi menuturkan, pemilihan ice bath tersebut mengingat fungsi yang dimilik, yaitu bisa memulihkan otot-otot dengan lebih cepat.

Ice bath salah satu metode yang membuat pemulihan atau penyegaran supaya otot-ototnya jadi lebih cepat pulih, jadi besok sudah bisa beraktivitas normal tanpa ada kelelahan yang berarti,” ujar Budi.

Pria asal Garut tersebut mengatakan ada satu kekurangan dari metode ice bath yang dilakukan sore ini. Namun, hal tersebut masih bisa diatasi.

“Memang ada kekurangan sore ini. Metode ice bath yang paling ideal yaitu setelah terkena suhu dingin, kemudian ke suhu panas. Tapi karena kita melakukannya di mes, air panas hanya ada di kamar para pemain. Jadi air panas kita ganti dengan air biasa. Itu sudah cukup untuk mengganti,” paparnya.

Share Now

Related Post

Leave us a reply