Catatan Tim dan Patrick Mota Pasca-Uji Coba

PSIS Semarang terpaksa menerima hasil kurang memuaskan pada laga uji coba melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Selasa (30/4/2019) malam WIB. Kekalahan 0-1 dari Super Elja harus diterima oleh Laskar Mahesa Jenar.

Gol dari pemain PSS, Brian pada menit ke-47 terus bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Dari hasil tersebut, pelatih kepala PSIS, Jafri Sastra, mendapatkan sejumlah catatan untuk mengevaluasi performa tim.

“Uji coba ini sangat kami tunggu walaupun tidak sesuai dengan yang kami persiapkan karena kita sempat ada pesta demokrasi. Dari uji coba ini memang ada beberapa catatan tadi. Kita butuh waktu 15 menit untuk bisa memainkan bola yang kami inginkan. Tetapi setelah itu kami kehilangan sentuhan,” kata Jafri pada sesi post-match press conference, Selasa (30/4/2019).

Diungkapkan oleh Jafri, anak-anak asuhnya sempat kehilangan konsistensi.

“Kita di babak pertama kurang konsisten dalam menyerang dan bertahan. Alhamdulillah di babak kedua, kami bisa melakukan perubahan menyerang dan bertahan. Sayangnya, kami tidak bisa menghasilkan gol walaupun ada peluang untuk membuat gol,” ujar pria asal Padang itu.

Laga uji coba itu juga merupakan pertama kalinya gelandang asing PSIS, Patrick Mota melakoni pertandingan sejak bergabung dengan tim dari Kota Atlas.

Dari pertandingan tersebut, Jafri mengakui ada beberapa catatan.

“Mota baru ikut latihan kurang lebih selama lima hari dan hari ini dia ikut bertanding. Ada beberapa catatan untuk Mota yaitu komunikasi dan organisasi. Harapannya kami, tentunya Mota bisa lebih baik lagi dalam banyak hal untuk uji coba yang sudah kita siapkan dan kompetisi,” ucapnya.

Pertadingan melawan PSS Sleman itu dipandang sebagai momen untuk membenahi kekurangan tim bagi Shohei Matsuanaga.

“Ini uji coba pertama dengan tim Liga 1, tentu banyak yang harus dibenahi. Pasti saya juga harus belajar dalam latihan. Tapi saya merasa baik-baik saja karena kondisi fisik saya sudah baik,” tutur Shohei.

Share Now

Related Post

Leave us a reply