Hasil Rapat Evaluasi Panitia Pelaksana

Menindaklanjuti insiden yang terjadi pada laga PSIS Semarang kontra Persija Jakarta di Stadion Moch Soebroto, Minggu (26/5/2019) malam WIB, pihak panitia pelaksana (panpel) PSIS mengadakan rapat evaluasi, Senin (17/6/2019).

Rapat evaluasi tersebut digelar untuk menentukan langkah-langkah pencegahan terjadinya pelanggaran kembali.

Dari hasil tersebut, ada penindakan tegas bagi para suporter maupun penonton umum yang membawa botol, flare, somkebomb, benda tajam, dan pihak-pihak yang melakukan pelemparan.

Keputusan panpel antara lain:

1. Aturan untuk pedagang asongan

a. Pedagang asongan dilarang untuk menjual dagangannya dalam kemasan botol plastik, kaca dan cup yang tertutup.

b. Terkait hal tersebut, pihak pedagang asongan akan diberikan surat pernyataan kesepakatan oleh panpel PSIS.

c. Bagi pedagang asongan yang masih menjual dagangannya dalam kemasan tersebut, maka akan dikenai denda

2. Terkait air minum dalam kemasan botol

a. Bagi para suporter maupun penonton umum yang kedapatan membawa botol minum plastik dan kaca, maka botol minum tersebut akan disita. Air minum dalam botol plastik dan kaca akan dipindahkan ke plastik biasa.

b. Panpel berhak mengeluarkan suporter maupun penonton yang melanggar aturan.

3. Terkait kembang api, smokebomb, flare, dan benda tajam

a. Suporter dan penonton umum dilarang untuk membawa kembang api, smokebomb, dan flare, dan benda tajam ke dalam area stadion. Jika kedapatan membawa barang-barang tersebut, maka akan disita oleh pihak panpel.

b. Pihak panpel berhak untuk mengeluarkan suporter ataupun penonton umum yang melanggar aturan tersebut.

Untuk mengawasi segala tindak dan tingkah laku suporter maupun penonton, panpel akan menyiapkan kamera untuk merekam semua tribune.

Manajemen dan panpel PSIS berterima kasih atas saran dari pendukung, baik secara langsung maupun media sosial.

Share Now

Related Post

Leave us a reply