PSIS Matangkan Persiapan Lawan PSS

PSIS akan dijamu oleh PSS Sleman pada pekan kesembilan laga lanjutan kompetisi Shopee Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Rabu (17/7/2019) pukul 15.30 WIB.

Dalam persiapannya untuk menghadapi PSS Sleman, PSIS memiliki waktu empat hari setelah pulang dari laga tandang melawan Borneo FC. Jeda waktu tersebut dimanfaatkan oleh PSIS untuk mematangkan persiapan dalam menghadapi tim berjuluk Elang Jawa itu.

PSIS juga telah melaksanakan official training di Stadion Maguwoharjo, Selasa (16/7/2019) pukul 08.00 WIB.

Dikatakan oleh pelatih kepala PSIS, Jafri Sastra, untuk menghadapi PSS Sleman, pihaknya melakukan pembenahan-pembenahan terkait aspek-aspek yang dinilai masih kurang.

“Persiapan kami setelah lawan Borneo, kami memiliki waktu empat hari untuk mematangkan persiapan dan membenahi kekurangan-kekurangan kami. Saya pikir besok akan menjadi pertandingan yang menarik. Baik PSIS maupun PSS sama-sama ingin menang. Tidak mudah, karena PSS sedang dalam tren yang positif, tapi kami akan bekerja keras,” kata Jafri Sastra pada sesi jumpa pers, Selasa (16/7/2019).

Dituturkan oleh Jafri, meskipun PSS sedang dalam kondisi, ia tetap memilik keyakinan jika tim yang dinahkodainya bisa meraih poin.

Sebelumnya, pada April 2019, PSIS sempat bertemu dengan PSS dalam laga uji coba. Namun, Laskar Mahesa Jenar harus menerima kekalahan 0-1 dari tim asuhan Seto Nurdiantoro itu. Dari hasil tersebut, bagi pelatih berusia 54 tahun itu, tak bisa menjadi gambaran untuk pertandingan besok.

“Kemarin bulan April kami sempat kalah di sini pada pertandingan persahabatan, tapi itu tidak bisa dijadikan sebagai gambaran karena besok kami akan tampil lebih ngotot untuk bisa meraih poin disini,” ucapnya.

Kondisi pemain yang sudah cukup lengkap, tanpa ada akumulasi kartu, merupak salah satu faktor optimisme yang dimiliki oleh tim dari Kota Atlas. Tersisa, Komarodin yang masih cedera.

“Optimisme kami untuk meraih poin disini dilihat dari kondisi pemain ya. Waktu lawan Borneo kami ada sedikit masalah yaitu dengan adanya pemain-pemain yang cedera dan terkena akumulasi. Kalau sekarang, pemain sudah lebih lengkap. Mudah-mudahan Tahar dan yang lainnya kondisinya besok lebih baik dan bisa mengaplikasikan taktik seperti apa yang kita inginkan,” tutur pria asal Padang itu.

Ayah dua anak itu tak memungkiri jika PSS memiliki lini depan yang berkualitas. Meskipun demikian, ia tidak ingin hanya memantau pemain depan saja, melainkan secara kolektif.

“Yang pasti sepak bola itu permainan kolektif, siapa pun pemain asing kalau dia tidak dapat bola ya dia tidak berkontribusi. Pasti kami akan bermain secara kolektif, artinya, situasional besok. Seperti apa kondisi di lapangan, itu yang akan kita mainkan,” ujarnya.

Bek PSIS, Safrudin Tahar yang sebelumnya tidak bisa bermain saat melawan Borneo akibat akumulasi kartu, esok sudah bisa merumput kembali. Ia telah siap untuk melawan Mohammad Bagus Nirwanto dan rekan-rekan.

“Pemain dalam kondisi fit dan siap untuk meraih poin. Walaupun kita lihat Sleman posisinya ada di atas kita, tapi kita optimis bisa meraih poin disini,” kata Safrudin Tahar.

Share Now

Related Post

Leave us a reply