Jafri: Ini Tanggung Jawab Saya sebagai Pelatih

Pelatih kepala PSIS Semarang, Jafri Sastra, mengatakan jika hasil pertandingan hari ini merupakan tanggung jawab dirinya atas tim.

PSIS Semarang berhadapan dengan Tira Persikabo pada pekan ke-12 laga lanjutan Shopee Liga 2019 di Stadion Moch Soebroto, Jumat (2/8/2019) sore WIB. Pertandingan tersebut harus berakhir dengan kekalahan 0-2 untuk tuan rumah.

Jafri menuturkan, dengan hasil tersebut, tidak perlu mencari kesalahan siapa pun.

“Pertandingan malam ini bisa dikatakan kami kalah segala-galanya tapi yang terpenting pemain tidak perlu saling menyalahkan. Ini tanggung jawab saya sebagai seorang pelatih,” kata Jafri, Jumat (2/8/2019).

Pada pertandingan tersebut, Jafri menyayangkan tidak adanya gol yang tercipta. Padahal, Hari Nur Yulianto dan kawan-kawan membuat banyak peluang.

“Kita tadi memiliki banyak peluang, tapi sayang, peluang tadi tidak terkonversi menjadi gol. Dalam sepak bola, gol itu penting, karena itu hal yang menentukan menang atau kalah,” ucapnya.

Saat menghadapi Tira Persikabo, ada perubahan suunan pemain. Shohei Matsunaga yang biasanya menjadi pemain cadangan, kali ini diturunkan menjadi starter.

“Kalau Shohei itu tentu ada pertimbangannya. Alasan tersebut berkaitan dengan strategi dan taktik yang tidak mungkin kami bagi untuk umum,” ujar pelatih berusia 54 tahun itu.

Terkait kekalahan kandang, mengambil dari perwakilan pemain, Tegar Infantrie, senada dengan Jafri Sastra untuk tidak mencari-cari kesalahan dari pihak mana pun.

“Hari ini kami sudah maksimal, hanya saja kemenangan belum ada di pihak kita. Bagaimana pun kita tidak bisa menyalahkan pemain atau pelatih. Kita harus fight lagi di pertandingan berikutnya. Semoga Allah mengizinkan kita meraih kemenangan di pertandingan berikutnya,” tutur Fantrie.

Share Now

Related Post

Leave us a reply