Leg Kedua Tak Sesuai Harapan

Langkah PSIS Semarang di Piala Indonesia 208 terhenti pada babak 16 besar. Mahesa Jenar terpaksa mengakui keunggulan lawan dengan kekalahan 1-4 dari Bhayangkara FC di Stadion Moch Soebroto, Minggu (24/2/2019).

Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, meminta maaf atas hasil yang tak sesuai harapan tersebut.

“Pertama saya minta maaf kepada suporter yang sudah hadir disini. Pertandingan hari ini kita tidak sesuai harapan ini. Kedua, kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memenangkan pertandingan,” ucap Jafri pada sesi jumpa pers setelah pertandingan, Minggu (24/2/2019).

Jafri mengatakan, tiga bola yang membuat Bhayangkara unggul di atas PSIS sebagai hukuman bagi tim dari Kota Atlas.

“Kami sempat unggul dari Bhayangkara FC, tapi tiga bola free kick jadi hukiman bagi kita. Kita tidak bisa ambil poin. Tapi apapun itu, ini adalah pembelajaran buat kami. Intinya kami butuh proses untuk pertandingan berikutnya. Habis Piala Indonesia, ada Piala Presiden, terus Liga 1,” ujar pelatih berusia 53 tahun itu.

Berbicara terkait tiga gol susulan dari Bhayangkara FC, pelatih asal Payakumbuh tersebut mengaku sebagai hukuman bagi PSIS.

Saya pikir itu suatu kesalahan yang kita lakukan. Beberapa saat kita harus mengejar gol, tapi semua tim terlihat saling mengalahkan. Tapi sebuah kesalahan langsung bsia dimanfaatkan oleh lawan. Tiga gol tadi kita jadi hukuman krena kita melakukan kesalahan yang diinginkan oleh lawan,” tutur Jafri.

Dari sisi pemain, Aldaier Makatindu berujar, hasil tersebut sebagai pembelajaran untuk pertandingan berikutnya.

“Saya tidak bisa berkata apa-apa. Saya hanya berharap pertandingan kedepan kita lebih baik lagi,” kata Aldaier.

Share Now

Related Post

Leave us a reply